Di Depan Penyuluh Antikorupsi se-Indonesia, Ganjar Pranowo Ceritakan Pengalamannya di Jawa Tengah

- 20 Mei 2022, 14:03 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo.
Gubernur Ganjar Pranowo. /Dok. Humas Pemprov Jateng


PIKIRAN RAKYAT
- Empat orang diajak Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berdialog dalam acara Jambore Nasional Komunitas Penyuluh Anti Korupsi Seluruh Indonesia (KOMPAKSI API) 2022 di Desa Wisata Kandri, Semarang, Jumat, 20 Mei 2022.

Mereka adalah perwakilan penyuluh dari sejumlah daerah dari total 140-an penyuluh yang hadir dalam acara tersebut. Usai memberikan sambutan, Ganjar meminta mereka untuk sharing sedikit pengalamannya.

“Kalau Anda melihat, siapa kelompok yang pertama kali harus diberikan penyuluhan?,” tanya Ganjar kepada salah satu penyuluh.

“Pertama itu pimpinan, stakeholder. Pimpinan kelompok ataupun pimpinan kebijakan,” kata penyuluh asal Banten.

Baca Juga: Rusia Terus Uji Coba Senjata di Tengah Invasi, Pakar Beberkan Ketakutan Vladimir Putin pada NATO

Mendengar jawaban itu, Ganjar kemudian mencecar penyuluh tersebut. Ganjar meminta penyuluh tersebut lebih berani menyebut sasarannya.

“Kita ajari biar berani dulu, kalau cuma nyebut gubernurnya aja takut ya paling nyuluhin siapa,” kata Ganjar.

Penyuluh asal Sulawesi Selatan mendapat apresiasi dari Ganjar karena lantang menyebut sasaran penyluhan pertamanya adalah anggota legislatif.

“Maaf kawan-kawan ini pengakuan dari bawah jadi jangan marah, kita terbuka untuk memperbaiki diri,” kata Ganjar menanggapi.

Ganjar kemudian bercerita pengalamannya di Jawa Tengah terkait hal tersebut. Di awal masa jabatannya sebagai gubernur, Ganjar dikenalkan dengan sejumlah istilah pengganti uang pelicin.

Halaman:

Editor: Julkifli Sinuhaji


Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network