Wabah Kian Meluas, 7 Desa di 4 Kecamatan Lombok Tengah Laporkan 600 Sapi Terkena PMK

- 20 Mei 2022, 13:10 WIB
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di kandang Rumah Potong Hewan (RPH), Desa Lambaro, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Kamis (19/5/2022). Penyemprotan cairan disinfektan, khususnya  di Rumah Potong Hewan (RPH) dan pemeriksaan kesehatan itu untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan yang kasusnya sejak sepekan terakhir meningkat menjadi  sebanyak 5.159 ekor ternak sapi terindikasi PMK di Aceh.
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di kandang Rumah Potong Hewan (RPH), Desa Lambaro, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Kamis (19/5/2022). Penyemprotan cairan disinfektan, khususnya di Rumah Potong Hewan (RPH) dan pemeriksaan kesehatan itu untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan yang kasusnya sejak sepekan terakhir meningkat menjadi sebanyak 5.159 ekor ternak sapi terindikasi PMK di Aceh. /Antara/AMPELSA

PIKIRAN RAKYAT – Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan ternak sapi kian meluas di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Kabupaten Lombok Tengah mencatat setidaknya wabah PMK telah menjangkiti 600 ekor sapi di wilayahnya.

Jumlah tersebut mengalami lonjakan dari awal kemunculan kasus PMK di Lombok Tengah sebanyak 63 ekor di Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah.

"Total ternak sapi yang terkena PMK itu telah mencapai 600 ekor. Namun, ratusan telah sembuh setelah dilakukan pengobatan dan penyemprotan disinfektan," kata Kepala Dispertanak Lombok Tengah Lalu Taufikurahman di Praya, Jumat.

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Kerugian Pertamina Bisa Capai Rp190 Triliun, Erick Thohir Disebut Sibuk Kampanye

Dia menjelaskan pada awalnya, 63 sapi yang terpapar PMK di Desa Kelebuh terus meluas hingga menjangkiti 378 sapi yang tersebar di empat desa di dua kecamatan, yakni Desa Kelebuh, di Kecamatan Praya Tengah. Serta Desa Sukarara, Desa Barejulat, dan Desa Puyung di Kecamatan Jonggat.

Kemudian, data terakhir sampai saat ini, kata dia, wabah PMK kembali meluas di tujuh desa dalam empat kecamatan.

"Jadi PMK itu mulai meluas di tujuh desa di empat kecamatan," ujar Lalu Taufikurahman, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Lalu merinci tujuh desa yang telah terpapar wabah PMK tersebut antara lain empat desa di Kecamatan Jonggat, yakni Desa Puyung, Barejulat, Sukarara dan Nyerot.

Halaman:

Editor: Tita Salsabila

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network