Jokowi Beri Izin Ekspor, Said Didu Beri Fakta Untuk Presiden Soal Minyak Goreng di Indonesia

- 20 Mei 2022, 12:39 WIB
Potret Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Potret Presiden Joko Widodo (Jokowi). /Tangkap layar YouTube/Sekretariat Presiden

PIKIRAN RAKYAT - Mantan sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu memberikan fakta mengenai minyak goreng di Indonesia.

Hal tersebut berkaitan dengan keputusan terbaru yang diambil Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait larangan ekspor.

Usai melarang ekspor CPO yang berlaku sekira akhir April 2022, Jokowi kemudian mengizinkan dibukanya kembali penjualan minyak goreng ke luar negeri.

Kebijakan larangan ekspor tersebut berlaku tidak sampai 30 hari. Ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada 23 Mei 2022.

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Kerugian Pertamina Bisa Capai Rp190 Triliun, Erick Thohir Disebut Sibuk Kampanye

Keputusan yang diambil Jokowi tersebut kemudian ditanggai oleh Said Didu yang menilai jika orang nomor satu di Indonesia tersebut mengambil langkah yang bagus.

Namun, Said Didu tidak hanya memberikan tanggapan terhadap kebijakan yang diambil Jokowi, ia juga mengungkapkan fakta mengenai produksi dan konsumsi minyak goreng di Indonesia.

"Bpk Presiden yth, kebijakan bagus. Sebenarnya kita tdk pernah kekurangan migor krn produksi kita sktr 20 jt ton dan konsumsi hanya sktr 5 jt ton per thn," kata Said Didu dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter miliknya.

Ditambahkan Said Didu, kelangkaan minyak goreng yang terjadi di Indonesia pada beberapa waktu lalu disebabkan oleh semua produsen menjualnya dengan harga tinggi.

Halaman:

Editor: Christina Kasih Nugrahaeni

Sumber: twitter.com/msaid_didu

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network