Panglima Santri Jawa Barat Soal Pelaksanaan Idul Adha 2022: Kalau Boleh, Mendingan Ikut Pemerintah

- 5 Juli 2022, 08:10 WIB
Ilustrasi pelaksanaan sholat Idul Adha.
Ilustrasi pelaksanaan sholat Idul Adha. /Antara/Novrian Arbi

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah telah menetapkan 1 Dzulhijjah 1443 Hijriyah pada 1 Juli 2022, dengan demikian Idul Adha akan dilaksanakan pada Minggu 10 Juli mendatang. Di sisi lain, masyarakat pun ada yang memilih untuk melaksanakan Idul Adha pada Sabtu 9 Juli 2022.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Jawa Barat yang juga panglima santri Jabar Uu Ruzhanul Ulum meminta jangan sampai perbedaan pelaksanaan Idul Adha menjadi perpecahan.

"Masalah ibadah itu dalam Islam ada waktunya, seperti salat dan yang lainnya. Termasuk juga peringatan hari besar Islam," kaya dia di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Senin 4 Juli 2022.

Menurut dia, untuk menentukan peringatan hari besar Islam khususnya untuk menentukan hari raya seperti Idul Adha dan Idul Fitri ada dengan hisab dan rukyat.

Baca Juga: Pesan Nathalie Holscher pada Rizky Febian dan Putri Delina: Lo Jangan Anggep Gue Bunda, Anggap Aja...

"Adapun perbedaan menurut kami sah-sah saja silakan, asal tidak menjadikan perselisihan di antara umat. Tetapi kalau boleh, tolong mendingan ikut kami pemerintah, InsyaAllah pemerintah juga tidak punya niat yang lain kecuali melindungi dan memudahkan umat untuk melaksanakan ibadah," ucapnya.

"Adapun mereka yang mungkin secara hisabnya seperti itu ya, saya juga sah-sah saja tetapi tidak menekan friksi apalagi merasa pang benerna itu mah salah," kata Uu menegaskan. 

Dikatakan Uu, perbedaan di tengah masyarakat itu wajar dalam perbedaan pandangan. Yang penting bukan dalam masalah aqidah.

"Kalau dalam aqidah kita sepakat tidak ada perbedaan Allah satu dan sifat-sifatnya ada 20," ucapnya.

Halaman:

Editor: Irwan Suherman


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network