Polisi Israel Serang Pengantar Jenazah Shireen Abu Akleh karena Takut Bendera Palestina

- 14 Mei 2022, 12:48 WIB
Polisi Israel menyerang rombongan pengantar jenazah Shireen Abu Akleh, 13 Mei 2022.
Polisi Israel menyerang rombongan pengantar jenazah Shireen Abu Akleh, 13 Mei 2022. /Reuters/Ammar Awad

PIKIRAN RAKYAT – Bendera Palestina menjadi penyebab kepolisian Israel menyerang rombongan pengantar jenazah Shireen Abu Akleh, jurnalis Al Jazeera yang tewas akibat ditembak pasukan Israel saat liputan.

Polisi Israel menendang, memukul, dan mendorong para pengantar jenazah. Beredar pula foto polisi menggunakan baton untuk memukul mereka yang mengangkat peti jenazah Shireen Abu Akleh.

Peti jenazah Shireen Abu Akleh yang berbalutkan bendera Palestina diduga kuat menjadi penyebab polisi Israel menyerang.

Bendera Palestina juga dicopot polisi Israel dari gereja, tempat keluarga Shireen Abu Akleh melangsungkan upacara sebelum pemakaman.

Baca Juga: Awal Mula Kemunculan Virus Hendra Varian Baru, Ditandai Kuda yang Mati Secara Misterius

Lantas, mengapa Israel sangat benci terhadap bendera Palestina bahkan dalam suasana berkabung?

Marwa Fatafta, pembuat kebijakan di lembaga think-tank Al Shabaka, menjelaskan bahwa itu tidak terlepas dari ambisi Israel selama ini yang hendak mengusir warga Palestina dari Yerusalem.

“Ketika sebuah rezim sangat ingin mengusir Anda, bahkan sebuah bendera pun dianggap sebagai ancaman,” kata Fatafta dikutip Pikiran-rakyat.com dari Al Jazeera pada 14 Mei 2022.

Menurutnya, misi utama Israel adalah menghapus etnis Palestina dari Yerusalem sehingga pengibaran bendera di upcara pemakaman pun tidak ditoleransi.

Baca Juga: Kontingen Indonesia di SEA Games Vietnam Sulit Cari Makanan Halal, Malaysia Protes

Halaman:

Editor: Rio Rizky Pangestu

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network